• July 14, 2024

Demi Meningkatkan Kapasitas SDM Pertanian, Kementan lakukan Bimtek di Jakarta”

Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka Peningkatan Kapasitas dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) berkolaborasi dengan Dosen dari lnstitut Pertanian Bogor (IPB), Edi Santosa, Dosen dari Universitas Gajah Mada (UGM) Tri Harjaka, dihadiri oleh Direktur Akabi dan diikuti oleh semua ASN yang ada di Direktorat Aneka Kacang dan Umbi (Akabi). Acara tersebut di laksanakan di Hotel Oakwood, Jakarta Timur, Kamis, (21/12).

Dalam Kesempatan ini, Direktur Aneka Kacang dan Umbi (Akabi), Enie Tauruslina Mengatakan “Kegiatan ini harus terus di lakukan dengan mengundang narasumber yang kompeten untuk dapat memberikan masukan yang sifatnya membangun bagaimana komoditas Akabi itu bisa naik dari segi Produksi dan profitasnya”, jelas nya.

Ia menambahkan, “untuk koordinator silahkan ber inovasi, bagaimana cara ilmu yang
kalian miliki harus di keluarkan semua, demi peningkatan komoditas pertanian khususnya di Akabi ini, tidak ada kata tidak bisa, kita pasti bisa, asalkan terus berusaha melakukan yang terbaik dalam bekerja”, tegas eni.

Bersamaan Edi santosa dalam kesempatan ini menyampaikan “Perkembangan Teknologi Budidaya Akabi, Menuju Resilien perubahan iklim dan keuntungan petani, dengen cara,

  1. MENCARI TEROBOSAN PADA LAHAN MARJINAL
  2. PEMBIBITAN DARI BENIH YANG BAGUS
  3. TEKNOLOGI BUDIDAYA
  4. KELEMBAGAAN: PENDEKATAN EKONOMI SIRKULAR
    Semua SGD memiliki potensi ekonomi, perlu di eksplore dan tidak boleh ada yang dibuang, melalui Pendekatan 8 F (food, feed, fuel, farmasi, fibre, fertilizer, fancy, formulation)
    Dan Produk mencari pasar, tidak harus selalu market driven karena akan merugikan keberlanjutan pangan lokal”, terang edi.

Di kesempatan yang sama, Tri Harjaka memberikan masukan terkait inovasi dalam meningkatkan komoditas Akabi, salah satunya dengan kesesuaian iklim, “bagaimana jika curah hujannya tinggi kita menanam dimana?, Lalu bagaimana jika musim kemarau dengan skala luas menanam dimana?, tanah nya sepertinapa, solusi nya kita butuh namanya teknologi spesifik lokasi, dengan inovasi ini saya yakin kedepan kita bisa meningkatkan Produksi Khususnya Kedelai di indonesia,” jelasnya.

Dirjen Tanaman Pangan, Suwandi, dalam arahannya menghimbau kepada para peserta untuk selalu berinovasi dalam menyikapi tantangan baik lingkungan maupun tuntutan pasar serta mendorong peningkatan produksi komoditas tanaman pangan, khususnya kedelai.

Read Previous

Tingkatkan Produksi, Kementan Dorong Petani Gunakan Modernisasi Alsintan

Read Next

Kunker Mentan Andi Amran di Sulsel, Serukan Swasembada Pangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *