• June 14, 2024

Di Karawang, Wamentan Panen Padi, Tanam Kedelai Hingga Cek Perairan

KARAWANG – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi menghadiri panen raya padi sekaligus meninjau tanaman kedelai di lahan milik Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) di Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kerja pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di tengah cuaca ekstrem el nino yang diperkirakan berlangsung lama.

“Saya mengapresiasi kondisi perairan untuk lahan pertanian di Kabupaten Karawang yang cukup aman sampai Desember mendatang, meski saat ini kita menghadapi cuaca ekstrim El Nino,” ujar Harvick, Jumat, 1 September 2023.

Wamen mengatakan, Kementerian Pertanian terus berupaya melakukan langkah-langkah antisipasi dalam menghadapi El Nino. Diantaranya, gerakan percepatan tanam, penguatan alat mesin pertanian berupa pompa air, sumur, serta penyediaan benih yang tahan terhadap cuaca panas.

“Alhamdulillah, persediaan pangan kita sampai saat ini masih aman dan tentu saja mudah-mudahan ini bisa kita atasi dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menyampaikan terimakasih atas perhatian jajaran kementan terhadap sektor pertanian di wilayahnya. Dia mengungkapkan bahwa kondisi air di Karawang selalu tersedia mengingat salurkan dan irigasinya berjalan dengan baik.

“Jadi tidak ada potensi kurang air, paling hanya sedimentasi, kemudian pompa dan irigasi sedang kami maksimalkan. Selain itu percepatan tanam juga kami upayakan untuk antisipasi El Nino,” ujarnya.

Ke depan, kata Cellica, pihaknya akan terus berupaya agar daerahnya tetap menjadi kabupaten penghasil padi terbesar di indonesia alias menjadi bagian lumbung pangan nasional kedua setelah Kabupaten Indramayu.

“Secara regulasi kami tetap menjaga Karawang tetap menjadi lumbung pangan nasional,” tuturnya.

Read Previous

Perkuat Hilirisasi, Mentan SYL Buka Gebyar Hortikultura dan Launching Gerakan Gloria

Read Next

Dukung Ketahanan Pangan Berkualitas dan Berkelanjutan melalui Bibit Unggul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *