• June 14, 2024

Gerakan Panen Padi Nusantara 1 Juta Hektare Terus Berlanjut di Ponorogo

Dalam kelanjutan Gerakan Panen Hadi Nusantara 1 juta ha, Kementerian Pertanian (KEMENTAN) terus melakukan Panen beberpa Daerah khusus di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Di Wakili Direktorat Aneka Kacang dan Umbi (AKABI), Jum’at (10/3).

Kegiatan ini merupakan rangkaian kunjungan Presiden dan dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan nasional. Presiden Jokowi menyampaikan, panen raya dimulai Maret ini dan puncak panen raya akan terjadi pada bulan April 2023 mendatang.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) memastikan kebutuhan beras secara nasional dalam posisi aman. Kepastian ini menurut Mentan terjadi usai panen raya petani di seluruh Indonesia.
Bahkan, SYL mengaku sudah melakukan validasi melalui data BPS, satelit standing crop, laporan daerah dan tinjauan langsung di lapangan.

Semua data sama dan hasilnya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia selama beberapa bulan ke depan.
“Panen Raya seluruh Indonesia kemarin secara masif telah dimulai oleh Bapak Presiden. Data yang paling tinggi akan masuk pada April mendatang. Kita berharap kurang lebih 10 juta ha penanaman itu secara serentak akan kita panen bersama dalam waktu yang sangat singkat ini. Kita juga sudah validasi datanya melalui data BPS, kemudian satelit, laporan daerah dan tinjauan langsung di lapangan,” tuturnya.

Di kesempatan lain, Direktur Akabi Yuris Tiyanto menyampaikan
“Gerakan panen ini bukan hanya sebatas seremonial saja, tetapi merupakan upaya untuk memotivasi dan mendorong para petani maupun stakeholder serta aparat di daerah agar lebih giat dan bersemangat dalam memacu peningkatan produksi nasional,” terangnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Masun mengatakan “Dalam satu tahun terakhir kabupaten Ponorogo mampu memproduksi gabah setara dengan 459.000 ton, dari luasan total tanam sekitar 74.000 ha. Luas lahan nya sendiri sekitar 218.000 ha merupakan urutan ke 7 dari 10 kabupaten/kota di jawa timur, semoga hasil ini terus meningkat, sehingga Produksi padi di sini bisa surplus seperti di daerah lain,” ujar nya.

Wakil Pimpinan Ponorogo Rangga Radika “Penyerapan gabah beras 2023 ini, Bulog siap menerima gabah ataupun gabah yang sudah menjadi beras di penggilingan, dengan harga Gabah Kering Giling (GKG) nya Rp. 5.600/kg dan harga gabah dari gudang yang sudah menjadi beras Rp. 9.000/kg,” saat di wawancara di lokasi panen nusantara.

Untuk hasil panen bagi para petani, bisa hubungi kami langsung atau Bulog terdekat, kami akan turun langsung melakukan pembelian dari hasil panen mereka, Tambah Rangga.

Read Previous

Kementan Lanjutkan Gerakan Panen Padi Nusantara 1 Juta Ha di Magetan

Read Next

Di Ngawi, Presiden Jokowi Didampingi Mentan SYL Panen Raya Padi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *