• June 21, 2024

Hadapi Perubahan Iklim, Petani Diimbau Manfaatkan Teknologi Pertanian

Di tengah perubahan iklim yang cukup ekstrem atau climate change, Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan produksi pangan, salah satunya melalui kegiatan pertanian cerdas iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA) pada program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP).

Tujuan dari SIMURP adalah meningkatkan produksi dan produktivitas, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penerapan pertanian cerdas iklim, mengurangi risiko gagal panen, mengurangi efek gas rumah kaca, dan meningkatkan pendapatan petani di Daerah Irigasi (DI) dan Daerah Rawa (DR). Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta seluruh jajarannya harus mampu meningkatkan produktivitas pertanian dengan mendukung program-program utama Kementan termasuk SIMURP yang merupakan salah satu programnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan, CSA atau Pertanian Cerdas Iklim merupakan kunci andalan SIMURP sehingga harus betul-betul dipahami seluruh pelaksana SIMURP Pusat dan daerah. “Kegiatan CSA bertujuan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas, mengajarkan budidaya pertanian yang tahan terhadap perubahan iklim, mengurangi risiko gagal panen, mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta meningkatkan pendapatan petani khususnya di Daerah Irigasi Program SIMURP,” jelas Dedi.

Read Previous

Dukung Genta Organik, Kompos Sapina Tingkatkan Produktivitas Tanah

Read Next

Mentan SYL : Panen Padi di Pinrang, Lampaui Target Produksi Nasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *