• June 14, 2024

Usung Tema “Kemandirian Benih Tanaman Pangan” Daerah Istimewa Yogyakarta Siap Jadi Tuan Rumah Gebyar Perbenihan Nasional.

DIY (8/5), Kementerian Pertanian terus mendorong peningkatan produktivitas tanaman, salah satunya adalah dengan penggunaan varietas unggul baru. Pada 29-31 Mei akan diselenggarakan event Gebyar Perbenihan Nasional ke VIII tahun 2023 di Jogja Agro Park (JAP) Kulonprogo, DIY. Kegiatan ini sebagai ajang sosialisasi pengenalan varietas-varietas unggul baru, yang bertujuan untuk menarik minat petani dalam mengganti varietas, serta sebagai wahana tukar Informasi serta Transfer Teknologi Perbenihan untuk peningkatan dan Kemajuan Pertanian.

Direktur Perbenihan Tanaman Pangan, Yudi Sastro, mengecek langsung kesiapan di lokasi pada 8/5/2023. Ia mengungkapkan kegiatan Gebyar Perbenihan kali ini mengusung tema “Memasyarakatkan Kemandirian Benih Tanaman Pangan Untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan Yang Maju, Mandiri dan Modern” Yudi juga mengatakan bahwa nantinya acara Gebyar Perbenihan akan menampilkan berbagai Gelar Teknologi Perbenihan, berbagai forum diskusi, job fair serta berbagai lomba menarik baik untuk Pengawas Benih Tanaman (PBT), produsen benih maupun masyarakat umum.

“Gelar teknologi perbenihan akan menampilkan 139 varietas tanaman pangan baik varietas unggul maupun varietas lokal, kultur jaringan, teknologi Padi Apung, Surjan dan Mina Padi. Selain itu akan diramaikan berbagai acara menarik lainnya, Forum diskusi, sharing session tentang peluang usaha di industri benih serta tak ketinggalan Job Fair menjadi salah satu event yang menarik bagi generasi milenial” ungkap Yudi

“Acara ini juga akan dihadiri oleh stakeholder perbenihan, pakar/praktisi di bidang perbenihan, para petani/Poktan, perwakilan Pengawas Benih Tanaman (PBT) seluruh Indonesia, Petugas Penyuluh Pertanian dan POPT, Mahasiswa/Pelajar, Para pelaku usaha di bidang perbenihan (produsen benih pemerintah/swasta/BUMN/Perorangan), perwakilan Dinas Pertanian Provinsi/Kab/Kota serta UMKM sekitar DIY” tambahnya

Yudi berharap dari kegiatan Gebyar Perbenihan ini dapat dilestarikan plasma nutfah tanaman pangan dalam rangka mendukung perbenihan nasional serta pertanaman di JAP ini terus berlanjut, dan dapat menjadi tempat agro eduwisata menarik di tengah hamparan sawah dengan latar belakang pemandangan pegunungan Menoreh bagi masyarakat DIY dan sekitarnya.

Sebagai informasi, akan ada Display Produk pertanian dari para produsen benih, perwakilan provinsi maupun UMKM, Lomba produsen benih in situ, lomba cerdas cermat dan pengawas benih berprestasi. Klinik konsultasi Perbenihan akan dibuka sebagai sarana sosialisasi untuk Ekspor Impor Benih, perkarantinaan, pengujian dan akreditasi laboratorium, penerapan sistem manajemen mutu dalam produksi benih dan berbagai informasi lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Sugeng Purwanto, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan D.I.Yogyakarta, menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian Pertanian yang telah mempercayai DIY sebagai tuan rumah Gebyar Nasional bagi insan perbenihan.

“Untuk mendukung suksesnya acara ini, tidak lepas dari dorongan semua pihak baik Pusat, seluruh jajaran Dinas Pertanian Provinsi maupun Dinas Pertanian Kabupaten serta OPD terkait” jelas Sugeng.

“Kami berharap Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bersama Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, dapat hadir dalam pembukaan ini” ujarnya.

Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi, berharap kegiatan ini dapat mewujudkan impian dalam kemandirian benih sebagai seed center perbenihan tanaman pangan yang dapat mendukung penyediaan benih bermutu dan bersertifikat. Selain itu ia juga mengatakan bahwa benih merupakan hal utama dalam peningkatan produksi jadi menurutnya harus terus dilakukan inovasi-inovasi baru sehingga dihasilkan varietas baru yang berkualitas.

“Dari berbagai kegiatan yang ada di Gebyar Perbenihan nanti, saya berharap itu dapat menjadi pemicu semangat kita bersama untuk terus melakukan inovasi dan trobosan baru di bidang pertanian dan sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian, Profesor Syahrul Yasin Limpo, seluruh jajaran Kementerian Pertanian baik di pusat maupun daerah harus terus berinovasi dari hulu hingga hilir sehingga pertanian indonesia bisa maju, mandiri dan modern” ujar Suwandi.

Read Previous

Kementan Siap Laksanakan Penas Petani-Nelayan XVI Tahun 2023 di Padang, Sumatera Barat

Read Next

Kementan Ajak Penyuluh dan Petani Atasi El Nino 2023

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *