• June 14, 2024

Dukung Peningkatan Produksi Nasional, Subang Lakukan Gerakan Panen Kegiatan Korporasi Kacang Tanah

Subang, – Dalam rangka peningkatan produksi kacang tanah nasional, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Aneka Kacang dan Umbi (Akabi) melakukan gerakan panen kegiatan korporasi kacang tanah di Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat, Rabu (13/09/2023).

Acara tersebut dihadiri Kadis Pertanian Kabupaten Subang, Dinas Pertanian Provinsi Jabar, Camat Dawuan, Direktorat Akabi, Setditjen Tanaman Pangan, perangkat Kecamatan Dawuan, penyuluh dan kelompoktani.

Lokasi Gerakan Panen Kacang Tanah di laksanakan di Desa Dawuan Kidul, Kecamatan Dawuan, seluas 12 ha. Dengan adanya kegiatan tersebut terjadi peningkatan produktivitas yaitu dari 3,11 ton/ha menjadi 4,15 ton/ha (peningkatan 33,44%),

Untuk mendukung kegiatan korporasi kacang tanah, anggaran APBN seluas 50 ha di 2 kelompok yaitu kelompok Pedes 25 ha dan Kelompok Suka 25 ha yang dibantu yaitu bantuan berupa benih kacang tanah sebanyak 120/ha, Pupuk NPK Non Subsidi sebanyak 50 kg/ha dan Pupuk hayati sebanyak 2 liter/ha.

Keberhasilan pelaksanaan kegiatan korporasi petani kacang tanah menuju pertanian presisi di Kabupaten Subang berhasil dengan didukung oleh Dinas Pertanian Provinsi/Kabupaten, Petugas Lapang (PPL, POPT, PBT), Kelompok Tani yang secara intensif melakukan pendampingan dan pengawalan. Indikator keberhasilan (outcome) harus tercapai, sehingga tujuan efisiensi input produksi, peningkatan produktivitas, pemasaran hasil dan peningkatan pendapatan petani dapat terwujud.

Secara terpisah, Direktur Akabi, Enie Tauruslina menyampaikan “dengan adanya kegiatan gerakan panen ini diharapkan mampu memacu motivasi petani untuk lebih mengembangkan budidaya kacang tanah secara lebih luas, dan berkontribusi terhadap produksi kacang tanah Nasional khususnya di Kabupaten Subang sesuai dengan penerapan teknik budidaya selama pembelajaran SL (Sekolah Lapang).”jelasnya.

Enie berharap Kabupaten Subang bisa menjadi percontohan korporasi kacang tanah untuk kabupaten atau provinsi lainnya.

Read Previous

Kementan Tingkatkan Produktivitas Nasional, Petani dan Penyuluh Adaptasi dan Mitigasi Hadapi El Nino

Read Next

Petani Kalimantan Timur Capai IP 400 melalui Program Genta Organik Kementan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *