• July 16, 2024

Kurangi Impor, Anggur Lokal Siap jadi Pilihan

Produksi anggur di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Mnurut data Badan Statistik Pertanian (BPS), produksi anggur Indonesia pada 2022 mencapai 13.515 ton atau meningkat dari 11.905 ton pada 2020. Meski demikian, kebutuhan masyarakat masih tergantung pada impor yang angkanya mencapai 101.899 ton senilai USD 330.407.068 pada 2022.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyoroti pentingnya mengurangi ketergantungan terhadap impor dan mengarahkan fokus pada pengembangan kawasan hortikultura dan produksi buah-buahan yang mendukung pasar ekspor. Untuk mewujudkan hal ini, Direktorat Jenderal Hortikultura bekerja sama dengan Asosiasi Pengggiat Anggur Indonesia (ASPAI) menargetkan penurunan angka impor sebesar 20 persen pada 2030. Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto menyatakan komitmen untuk membangun anggur nasional dengan melibatkan semua pihak terkait, termasuk petani, pelaku usaha, pemerintah daerah, praktisi, akademisi, dan peneliti.

“Potensi buah anggur konsumsi di Indonesia pada tahun 2029 diperkirakan mencapai 21.168 ton sehingga pada tahun 2030, target produksi buah anggur Indonesia dapat menurunkan impor anggur sebanyak 20 persen,” kata Dirjen Prihasto. Dalam mendukung upaya ini, Direktorat Buah dan Florikultura di bawah kepemimpinan Liferdi Lukman, telah melaksanakan berbagai kebijakan dan program, termasuk FGD dengan narasumber internasional dan bimbingan teknis untuk petani dan pelaku usaha komoditas anggur.

Read Previous

Kunjungi Korban Banjir Demak, Mentan Berikan Bantuan Benih 10.000 ha dan 30 Milliar Sarana Pertanian

Read Next

Kementan Kucurkan Bantuan Kepada Petani Terdampak Banjir Di Jawa Tengah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *